Selasa, 14 Oktober 2008

Kefitrahan

Senja Ramadahan sudah tiba
Sebulan penuh menahan nafsu, lapar dan dahaga
Walaupun terkadang menipu Tuhan
Dengan pandangan bernafsu warisan syetan
Tapi keyakinan akan segala amal yang terciptakan
Membuat semua itu menjadikan suatu kesadaran
Tentang makna hidup dan kehidupan
Tentang rasa cinta dan tercintakan

Waktu berlalu semakin cepat
Kata orang ini salah satu dari tanda kiamat
Mumpung masih bisa bernafas dan berdetak
Kumpulkan bekal dan persediaan
Menyongsong esok yang penuh harapan


Tuhan Maha Pengampun dan Maha Bijaksana
Memberikan Ramadhan sebagai penebus dosa
Memberikan Idul fitri untuk mencari kefitrahan
Menjadikan HariRaya sebagai penghangat persaudaraan
Saling maaf dan memaafkan
Saling salam dan bersalaman
Saling lupa dan melupakan pertengkaran
Saling ridho dengan salah dan kesalah-pahaman

Semoga Alloh kan melapangkan
Kebekuan hati yang tak mungkin tercairkan
Kekerasan jiwa yang tak mungkin terhancurkan
Kecongkakan diri yang tak mungkin terbantahkan
Serta dengki dan iri hati yang selalu bersemayamkan
Kepada tali-Nya kita berpegang
Kepada jalan-Nya kita berpijak
Dan hanya kepada hidayah-Nya kita berharap
Sehingga tercipta hamba yang dicintai-Nya
Tercipta insan yang dirindukan-Nya

Dan manusia fitrah dalam kefitrahan

Minal Aidin Wal Faiziin
Mohon Maaf Lahir Batin


Jumat, 18 April 2008

Perancangan sistem dengan ERD dan Normalisasi

Entity Relationship Diagram atau sering disebut sebagai diagram-ER adalah model konseptual yang mendasar, data yang ada dijadikan sebagai penyimpanan proses. ERD berbeda dengan DFD, yang digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data. Dengan ERD model dapat diuji dengan mengabaikan proses yang harus dilakukan.

Notasi-notasi simbolik yang digunakan dalam Entity Relationship Diagram adalah sebagai berikut :

1. Himpunan Entitas

Adalah segala sesuatu yang dapat digambarkan oleh data. Entitas juga dapat diartikan sebagai individu yang mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain. (Fathansyah, 1999). Ada dua macam entitas yaitu entitas kuat dan entitas lemah. Entitas kuat merupakan entitas yang tidak memiliki ketergantungan dengan entitas lainnya. Contohnya entitas anggota. Sedangkan entitas lemah merupakan entitas yang kemunculannya tergantung pada keberadaaan entitas lain dalam suatu relasi. Entitas dilambangkan dengan persegi panjang.


2. Atribut

Atribut merupakan pendeskripsian karakteristik dari entitas. Atribut digambarkan dalam bentuk lingkaran atau elips. Atribut yang menjadi kunci entitas atau key diberi garis bawah.

3. Relasi atau Hubungan

Relasi menunjukkan adnya hubungan diantara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Himpunan relasi atau hubungan antar tabel yang dilambangkan dengan belah ketupat.

4. Penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan atribut dinyatakan dalam bentuk garis.

5. Derajat relasi atau kardinalitas

Menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Kardinalitas relasi dapat dinyatakan dengan banyaknya garis atau dengan pemakaian angka. alam perancangan database, hubungan antar entitas (tabel) dinyatakan benar apabila memiliki hubungan/relasi 1 to n atau n to 1. Macam-macam kardinalitas adalah ;

a. Satu ke satu (one to one) atau 1:1

Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya. Dengan demikian secara umum dapat dikatakan bahwa derajat 1:1 mencakup juga 1:0 dan 0:1. Contoh :

b. Satu ke banyak (one to many) atau 1:N

Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya. Derajat hubungan m:1 mencakup juga hubungan 1:1, 1:0 dan 0:1. Contoh :

c. Banyak ke banyak (many to many) atau M:N

Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya. Sehingga derajat hubungan M:N meliputi 1:M, 1:1, 1:0 dan 0:1. contoh



Hubungan antar entitas (tabel) dinyatakan benar apabila memiliki hubungan/relasi 1 to n atau n to 1. untuk itu perlu adanya proses normalisasi sebagai tahap akhir perancangan sistem.

6. Normalisasi

Dalam basis data tidak hanya terdiri atas 1 tabel saja, melainkan banyak tabel. Gabungan tabel-tabel dalam basis data disusun sesuai ketentuan penyususnan tabel dan antar tabel saling berhubungan serta terbebas darai adanya data rangkap yang disebut sebagai tabel normal penuh (normalisasi). Menurut Waljiyanti dalam wahyu Kurniawan (2000) tujuan normalisasi adalah :

a. Membuat sekecil mungkin terjadinya data rangkap (redundancy).

b. Menghindarkan adanya data yang tidak konsisten terutama bila dilakukan penghapusan atau penambahan data sebagai akibat adanya data rangkap.

c. Menjamin bahwa identitas tabel secara tunggal sebagai determinan semua atribut.

Adapun bentuk-bentuk tabel normal adalah sebagai berikut :





Berikut ini disajikan contoh ERD sederhana tentang perpustakaan yang sudah ternormalisasi.

Kamis, 17 April 2008

Perancangan Sistem Informasi dengan DFD

Data Flow Diagram (DFD) adalah model perancangan database yang menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antar fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan aliran serta penyimpanan data dan aliran data. Data flow diagram terdiri dari komponen konteks diagram dan diagram level ke-n.

Diagram konteks adalah kasus khusus (bagian dari DFD yang berfungsi memetakan model lingkungan) yang dipresentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan siklus. Jadi konteks diagram adalah gambaran umum yang mencakup sistem kerja dengan lingkungan sistem kerja (user).

DFD level ke-n adalah penurunan proses DFD ke level yang lebih rendah. Penurunan mengacu pada aturan-aturan sebagai berikut :

a. Setiap penurunan kelevel yang lebih rendah harus mampu mempresentasikan proses tersebut dalam spesifikasi proses yang jelas. Jika belum jelas harus diturunkan kelevel yang lebih rendah.

b. Penurunan dilakukan jika diperlukan.

c. Tidak semua bagian sistem harus diturunkan dengan jumlah level yang sama, karena yang kompleks bisa diturunkan dan yang sederhana mungkin tidak perlu diturunkan. Tidak semua proses dalam level yang sama mempunyai derajat kompleksitas yang sama.

d. Mengkonfirmasikan DFD yang telah dibuat dengan cara top down.

e. Aliran data yang masuk dan keluar pada suatu proses dilevel-X harus berhubungan dengan aliran data yang masuk dan keluar pada level-X+1. level-X+1 mendefinisikan sub proses pada level-X.

f. Penyimpanan yang muncul pada level-X harus mendefinisikan kembali pada level-X+1, sedangkan penyimpanan yang muncul pada level-X tidak harus muncul pada level-X+1, karena penyimpanan tersebut bersifat lokal.

g. Ketika mulai menurunkan DFD level tertinggi, harus dicoba untuk mengidentifikasikan eksternal events dimana sistem harus memberikan respon. Eksternal event dalam hal ini berarti suatu kejadian yang berkaitan dengan pengolahan data diluar sistem dan menyebabkan sistem membentuk respon. (Husni Iskandar Pohan dan Kusnassriyanto dalam Wahyu Kurniawan).

Komponen-komponen yang digunakan untuk membuat data flow diagram adalah ;

1. Proses

Menunjukkan transformasi dari masukan menjadi keluaran. Sejumlah masukan dapat menjadi hanya satu keluaran ataupun sebaliknya. proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan orang, mesin atau komputer. Suatu proses disimbolkan dengan lingkaran atau output persegi panjang tegak dengan sudut-sudutnya tumpul. Didalam simbol proses terdapat penjelasan meliputi :

a. Identifikasi proses

Berupa suatu angka yang menunjukkan nomer acuan dari proses dan ditulis pada bagian atau di simbol proses.

b. Nama proses

Menunjukkan apa yang dikerjakan oleh proses, nama harus jelas dan lengkap menggambarkan kegiatan prosesnya dan diletakkan dibawah identifikasi proses.



2. Arus data (flow)

Disimbolkan oleh suatu anak panah yang menunjukkan ke atau data proses. Arus data ini mengalir diantara proses, simpanan data dan kesatuan luar. Arus data ini menunjukkan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem. Arus data yang digambarkan sebagai panah dengan ujung menggambarkan terjadinya dialog.

3. Simpanan (data store)

Komponen ini digunakan untuk memodelkan kumpulan data atau paket yang dapat berupa file atau database disistem komputer, arsip atau catatan manual, kotak tempat data, tabel acuan manual dan agenda atau buku. Simpanan data digambarkan dengan garis sejajar, segi empat dengan sudut melengkung atau persegi panjang.






4. Kesatuan luar (External entity)

Merupakan kesatuan dilingkungan luar sistem yang dapat berupa orang atau kelompok orang. Misalnya organisasi diluar sistem, group, departemen, perusahaan pemerintah atau sistem lainnya yang berbeda lingkungan luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem. Kesatuan luar dapat disimbolkan dengan kotak persegi empat.




Dibawah ini akan diberikan contoh sederhana Perancangan Sistem Informasi dengan Data Flow Diagram. disini hanya diberikan DFD Konteks sampai pada level 0 saja. untuk pengmbangan silahkan dicoba sendiri.



Sistem Informasi dan Basis Data

Sistem Informasi
Sistem dapat diartikan sebagai sebuah tatanan atau keterpaduan yang terdiri atas sejumlah komponen fungsional (dengan satuan fungsi atau tugas khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses atau pekerjaan tertentu.

Sistem terdiri dari beberapa elemen. Elemen-elemen tersebut adalah input, output dan proses. Kebanyakan sistem merupakan proses bagaimana memproses suatu input menjadi suatu output. Sistem informasi dapat digambarkan sebagai berikut.



Sumber daya input mengalir dari elemen input melalui elemen transformasi menuju elemen output. Suatu mekanisme kontrol memantau proses transformasi untuk meyakinkan bahwa sistem tersebut memenuhi tujuannya. Mekanisme kontrol dihubungkan pada arus sumber daya dengan memakai suatu lingkaran umpan balik yang mendapatkan informasi dari output sistem dan menyediakan informasi bagi mekanisme kontrol. Mekanisme kontrol membandingkan sinyal-sinyal umpan balik dengan tujuan dan mengarahkan sinyal pada elemen input jika sistem operasi memang perlu diubah.

Basis Data

Basis data merupakan sebuah obyek mati. Data ada karena ada pembuatnya yang tidak akan berguna jika tidak ada penggeraknya (Fathansyah, 1999). Software merupakan penggerak basis data secara langsung. Gabungan antara basis data dan penggeraknya menghasilkan sebuah sistem. Jadi secara umum sistem basis data merupakan sistem yang terdiri dari file (tabel) yang saling berhubungan (dalam sebuah sistem basis data disebuah komputer) dan sekumpulan program (Database Management System) yang memungkinkan user dan atau program lain mengakses dan memanipulasi tabel-tabel tersebut.

Sistem basis data menurut fathansyah dapat digambarkan sebagai berikut :


Dalam sistem basis data, terdapat beberapa komponen yaitu : perangkat keras (hardware), Sistem operasi, Basis Data (Database), sistem (aplikasi atau perangkat lunak) pengelola basis data, pemakai (user) dan aplikasi (perangkat lunak) lain yang bersifat opsional.

Hikmah dari Abu Bakar

Abu Bakar Ash-Shiddiq merupakan orang yang paling mulia diantara umat Muhammad saw. Banyak sifat-sifat istimewa yang dimiliki dan terkumpul dalam diri Abu Bakar. Dalam kitab Tarikh Khulafa’ karya Imam Suyuthi, disebutkan bahwa Abu Bakar adalah seutama manusia yang ada diseluruh dunia ini setelah para anbiya’. Begitu tingginya kedudukan Abu Bakar sehingga Nabi sendiri telah memberikan kabar gembira kepadanya, bahwa ia akan memimpin salah satu jamaah yang ada di syurga. Delapan pintu surga akan memanggil-manggil namanya, memberikan kabar gembira dan saling berebut memintanya untuk masuk kedalam surga melalui pintunya. Nabi Muhammad pernah bersabda “Orang yang akan masuk syurga paling dahulu dikalangan umatku adalah Abu Bakar”.

Beberapa hikmah dan perkataan dari Abu Bakar yang pernah tercatat dalam buku-buku sejarah adalah ;

  1. Barangsiapa yang memasuki lubang kubur (meninggal dunia) tanpa membawa bekal amal sholih, ia bagaikan menyeberangi lautan tanpa sampan,
  2. Jika lisan rusak, jiwa akan menangisinya, namun jika hati yang rusak, para malaikat yang akan menangisi,
  3. Ada tiga perkara yang tidak didapatkan melalui tiga cara; Kaya tidak bisa diperoleh dengan cita-cita; Muda tidak dapat diperoleh dengan cara menyemir rambut; dan kesehatan tidak bisa diperoleh dengan cara minum obat.
  4. Ada lima kegelapan yang dapat disinari dengan lima cahaya; Cinta Dunia adalah kegelapandan cahanya adalah taqwa; Perbuatan dosa adalah kegelapan dan cahayanya adalah taubat nasuha; Kubur itu gelap dan cahayanya adalah Laa ilaaha illallah Muhammadur Rasuulloh; Kezaliman adalah kegelapan dan cahayanya adalah amal sholih; Jembatan shirot adalah gelap dan cahayanya adalah yakin.
  5. Sesungguhnya iblis berdiri didepanmu, nafsu diseblah kananmu, hawa disebelah kirimu, dunia dibelakangmu, semua anggota disekitarmu, Alloh SWT yang Maha Perkasa di atasmu dengan kodrat-Nya (bukan sebab tempat). Iblis selalu mengajakmu untuk meningglakan agama, nafsu mengajakmu kepada maksiat, hawa mengajakmu kepada syahwat, dunia mengajakmu kepada pilihannya melebihi diatas kepentingan akherat, semua anggota mengajakmu kepada perbuatan dosa, Alloh yang Maha Perkasa mengajakmu kepada syurga dan ampunan. Barangsiapa mengikuti iblis, ia akan kehilangan ruh (agama) nya; barangsiapa mengikuti ajakan hawa nafsu, ia akan kehilangan akalnya; barangsiapa mengikuti ajakan dunia, hilanglah akheratnya; dan barangsiapa menerima seruan-seruan Alloh SWT, maka hilanglah keburukannya dan akan mendapatkan segala kebaikan.
  6. Orang Kikir itu tidak akan lepas dari 7 perkara:

a. Apabila mati hartanya akan diwariskan kepada orang yang menjadi korban atas hartanya,

b. Ia akan membelanjakan hartanya untuk kepentingan selain yang diperintahkan oleh Alloh SWT,

c. Alloh akan menguasakan si kikir seorang pemimpin yang jahat dan akan merampas hartanya dan pemimpin itu akan menghinakannya,

d. Ia akan dihiasi dengan syahwat yang akan merusak diri dan hartanya,

e. Diberikan atasnya malapetaka didunia (seperti: tenggelam, terbakar pencurian dan segala macam yang serupa dengan itu),

f. Kepadanya akan diberikan penyakit yang tak kunjung sembuh,

g. Membelanjakan hartanya untuk merawat dirinya atau menyimpannya dibanyak tempat, kemudian ia melupakannya dan tidak mendapatkan hartanya kembali (hilang).

  1. Alloh SWT akan memberikan karunia dan dia akan selamat dari kerusakan dan kehancuran, dan ia akan termasuk dalam golongan orang-orang yang dekat dengan Alloh serta mencapai derajat orang-orang yang bertaqwa kepada 10 macam orang yang ;

a. Selalu benar disertai hati yang merasa cukup,

b. Memiliki kesabaran yang sempurna disertai dengan rasa syukur,

c. Kefakiran yang disertai sifat zuhud,

d. Selalu berfikir disertai perut yang lapar,

e. Kesedihan yang disertai rasa takut (kepada Allah),

f. Selalu berusaha disertai badan yang tawadhu,

g. Sifat lembut yang disertai kasih sayang,

h. Persaan cinta yang disertai rasa malu,

i. Ilmu yang bermanfaat disertai kesabaran,

j. Keimanan beserta akal yang istikomah.

Pustaka ;

“Rahasia Menjadi Kekasih Allah dan Rasul-Nya”, Abu Abdillah

Selasa, 08 April 2008

Bermain dengan Registri Windows 2

[010]
Menyembunyikan Menu Find
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoFind.
Kemudian klik ganda pada DWORD Value tersebut dan berikan angka 1 untuk mengaktifkannya. Restart komputer.

[011]
Menyembunyikan Help And Support
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru - Menu Edit > New > DWORD Value, dan beri nama NoSMHelp.
Kemudian klik ganda pada NoSMHelp dan isi dengan angka 1 pada Value Data. Restart komputer.

[012]
Menyembunyikan Menu Run
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRun. Klik ganda dan masukkan angka 1 sebagai Value Data.

[013]
Menyembunyikan Menu Run Dari Start Menu (2)
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Cari value bernama Start_ShowRun, klik ganda dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.

[014]
Restart dgn Cepat !!
Pada key :
HKEY_LOCAL_MACHINE | Software | Microsoft | Windoes NT | Current Version | Winlogon
Tambahkan string value EnableQuickReboot

[015]
Menyembunyikan Log Off
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > Binary Value dan beri nama NoLogOff.
Klik ganda pada NoLogOff dan masukkan angka 01 00 00 00 pada bagian Value Data.

[016]
Menyembunyikan Menu Turn Off Computer
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoClose.
Klik ganda NoClose dan beri angka 1 pada Value Data.

[017]
Cleartype Pada Logon Screen
HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
Klik ganda FontSmoothingType dan masukkan angka 2 pada Value Data.

[018]
Membuat Tampilan Berbeda Pada Jendela Logon
HKEY_USERS/.DEFAULT/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/ThemeManager
Klik ganda ColorName dan masukkan teks Metallic pada Value Data.

[019]
Menampilkan Administrator Di Welcome Screen
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\SpecialAccounts\UserList
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Administrator.
Klik ganda Administrator dan masukkan angka 1 pada Value Data.

[020]
Login Otomatis
HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows NT/CurrentVersion/Winlogon
Klik ganda AltDefaultUserName dan masukkan username account yang dipilih.
Klik ganda AutoAdminLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DefaultPassword.
Klik ganda DefaultPassword dan masukkan password account yang dipilih pada Value Data.

[021]
Menyembunyikan Ikon Printer & Faxes dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Cari value bernama Start_ShowPrinters dan berikan angka 0 pada Value Data.

[022]
Menyembunyikan Control Panel Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Cari value bernama Start_ShowControlPanel dan klik ganda pada bagian tersebut.
Masukkan angka 0 pada Value Data.

[023]
Menyembunyikan Menu My Pictures Dari Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada Start_ShowMyPics dan masukkan angka 0 pada bagian Value Data.

[024]
Memunculkan Menu Administrative Tools
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada StartMenuAdminTools dan berikan angka 1 pada Value Data.

[025]
Memperkecil Ikon Start Menu
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada Start_LargeMFUIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.


[026]
Menghilangkan Username Pada Start Menu
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer
Pilih Edit > New > DWORD Value dan beri nama NoUserNameInStartMenu.
Klik ganda NoUserNameInStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

[027]
Mencegah Perubahan Menu Start
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoChangeStartMenu.
Klik ganda NoChangeStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.

[028]
Menyembunyikan My Recent Documents
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada Start_ShowRecentDocs dan masukkan angka 0 pada Value Data.

[029]
Mengubah Nama Default Shortcut Penting Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/CLSID
Klik ganda pada default value pada masing-masing subkey dibawah ini:
My Network Places:
{208D2C60-3AEA-1069-A2D7-08002B30309D}
My Computer:
{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}
My Documents:
{450D8FBA-AD25-11D0-98A8-0800361B1103}
Recycle Bin:
{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Default IE Icon:
{871C5380-42A0-1069-A2EA-08002B30309D}
masukkan nama-nama unik sebagai pengganti nama defaultnya.

[030]
Menyembunyikan Ikon Di Desktop
HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer/Advanced
Klik ganda pada HideIcons dan masukkan angka 1 pada Value Data.

Perjalanan menuju "Rumah Masa Depan"

Ketika kita melihat dunia yang indah ini, seakan-akan kita akan hidup selamanya. Kita terpesona oleh indahnya tipuan alam dunia. Barang siapa yang terlena oleh gemerlap dunia, niscaya dia akan celaka selama-lamanya. Tak ada salahnya, jika disela-sela kehidupan kita dalam mencari cara untuk bertahan hidup. kita merenung sejenak. Meninggalkan tetek bengek yang berhubungan dengan dunia dan memandang jauh kedepan untuk menyongsong kematian. Orang yang paling bahagia adalah orang yang paling sering mengingat mati. Karena dengan mengingat mati, kita akan selalu waspada dengan tipuan gemerlap dunia.

Sufyan Ats-Tsauri berkata: “Siapa yang sering (banyak) mengingati kubur, maka akan mendapatkannya kebun dari kebun-kebun syurga, dan siapa yang melupakannya maka akan mendapatkannya jurang dari jurang-jurang api neraka.”

Ali bin Abi Thalib r.a. berkata dalam khutbahnya: “Hai hamba Allah, berhati-hatilah kamu dari maut yang tidak dapat dihindari, jika kamu berada ditempat, ia datang mengambil kamu, dan bila kamu lari pasti akan terpegang juga, maut terikat selalu diubun-ubunmu, maka carilah jalan selamat, carilah jalan selamat dan segera, sebab dibelakangmu ada yang mengejar kamu yaitu kubur, ingatlah bahwa kubur itu adakalanya kebun dari kebun-kebun syurga atau jurang dari jurang-jurang neraka dan kubur itu tiap-tiap hari berkata-kata: Akulah rumah yang gelap, akulah tempat sendirian, akulah rumah ulat-ulat.”Ingatlah sesudah itu ada hari (saat) yang lebih ngeri, hari dimana anak kecil segera beruban dan orang tua bagaikan orang mabuk, bahkan ibu yang menyusui lupa terhadap bayinya dan wanita yang hamil menggugurkan kandungannya dan kau akan melihat orang-orang bagaikan orang mabuk tetapi tidak mabuk khamar, hanya siksa Allah s.w.t. yang sangat ngeri dan dahsyat.Ingatlah bahwa sesudah itu ada api neraka yang sangat panas, perhiasannya besi dan isinya darah bercampur nanah, tidak ada rahmat Allah s.w.t. disana. Maka kaum muslimin yang menangis. lalu ia berkata: “Dan disamping itu ada syurga yang luasnya selebar langit dan bumi, tersedia untuk orang-orang yang takwa. Semoga Allah s.w.t. melindungi kami dari siksa yang pedih dan menempatkan kami dalam darunna’iem (Syurga yang serba kenikmatan).

Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Albaraa’ bin Aazib r.a. berkata: “Kami bersama Nabi Muhammad s.a.w keluar menghantar jenazah seorang sahabat Anshar, maka ketika sampai kekubur dan belum dimasukkan dalam lahad, Nabi Muhammad s.a.w duduk dan kami duduk disekitarnya diam menundukkan kepala bagaikan ada burung diatas kepala kami, sedang Nabi Muhammad s.a.w mengorek-ngorek dengan dahan yang ada ditangannya, kemudian ia mengangkat kepala sambil bersabda: “Berlindunglah kamu kepada Allah dari siksaan kubur.”. Nabi Muhammad s.a.w mengulangi sebanyak 3 kali.”

Lalu Nabi Muhammad s.a.w bersabda: “Sesungguhnya seorang mukmin jika akan meninggal dunia dan menghadapi akhirat (akan mati), turun padanya malaikat yang putih-putih wajahnya bagaikan matahari, membawa kafan dari syurga, maka duduk didepannya sejauh pandangan mata mengelilinginya, kemudian datang malakul maut dan duduk didekat kepalanya dan memanggil: “Wahai roh yang tenang baik, keluarlah menuju pengampunan Allah dan ridhaNya.

Nabi Muhammad s.a.w bersabda lagi: “Maka keluarlah rohnya mengalir bagaikan tetesan dari mulut kendi tempat air, maka langsung diterima dan langsung dimasukkan dalam kafan dan dibawa keluar semerbak harum bagaikan kasturi yang terharum di atas bumi, lalu dibawa naik, maka tidak melalui rombongan malaikat melainkan ditanya: “Roh siapakah yang harum ini?” Dijawab: “Roh fulan bin fulan sehingga sampai kelangit, dan disana dibukakan pintu langit dan disambut oleh penduduknya dan pada tiap-tiap langit diantar oleh Malaikat Muqarrbundibawa naik kelangit yang atas hingga sampai kelangit ketujuh, maka Allah berfirman: Catatlah di illiyyin. Kemudian dikembalikan ia kebumi, sebab daripadanya Kami jadikan, dan didalamnya Aku kembalikan dan daripadanya pula akan Aku keluarkan pada saatnya.” Maka kembalilah roh kejasad dalam kubur, kemudian datang kepadanya dua Malaikat untuk bertanya: “Siapa Tuhanmu?” Maka dijawab: Allah Tuhanku. Lalu ditanya: “Apakah agamamu?” Maka dijawab: “Agamaku Islam” Ditanya lagi: “Bagaimana pendapatmu terhadap orang yang diutuskan ditengah-tengah kamu?” Dijawab: “Dia utusan Allah“. Lalu ditanya: “Bagaimanakah kamu mengetahui itu?” Maka dijawab: “Saya membaca kitab Allah lalu percaya dan membenarkannya” Maka terdengar suara: “Benar hambaku, maka berikan padanya hamparan dari syurga serta pakaian syurga dan bukakan untuknya pintu yang menuju kesyurga, supaya ia mendapat bau syurga dan hawa syurga, lalu luaskan kuburnya sepanjang pandangan mata.” Kemudian datang kepadanya seorang yang bagus wajahnya dan harum baunya sambil berkata: “Terimalah khabar gembira, ini saat yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” Lalu bertanya: “Siapakah kau?” Jawabnya: “Saya amalmu yang baik.” Lalu ia berkata: Ya Tuhan, segerakan hari kiamat supaya segera saya bertemu dengan keluargaku dan kawan-kawanku.”

Nabi Muhammad s.a.w meneruskan sabdanya: “Adapun hamba yang kafir, jika akan meninggal dunia dan menghadapi akhirat, maka turun kepadanya Malaikat dari langit yang hitam mukanya dengan pakaian hitam, lalu duduk dimukanya sepanjang pandangan mata, kemudian datang Malaikul maut dan duduk disamping kepalanya lalu berkata: “Hai roh yang jahat, keluarlah menuju murka Allah.” Maka tersebar disemua anggota badannya, maka dicabut rohnya bagaikan mencabut besi dari bulu yang basah, maka terputus semua urat dan ototnya, lalu diterima akan dimasukkan dalam kain hitam, dan dibawa dengan bau yang sangat busuk bagaikan bangkai, dan dibawa naik, maka tidak melalui malaikat melainkan ditanya: “Roh siapakah yang jahat dan busuk itu?” Dijawab: “Roh fulan bin fulan.” dengan sebutan yang amat jelek sehingga sampai dilangit dunia, maka minta dibuka, tetapi tidak dibuka untuknya. Kemudian Nabi Muhammad s.a.w membaca ayat: “Laa tufattahu lahum abwabus samaa’i, wala yad khuluunal jannata hatta yalijal jamalu fisamil khiyaath.” (Yang Bermaksud) “Tidak dibukakan bagi mereka itu pintu-pintu langit dan tidak dapat masuk syurga sehingga unta dapat masuk dalam lubang jarum.”Kemudian diperintahkan: “Tulislah orang itu dalam sijjin.” Kemudian dilemparkan rohnya itu bagitu sahaja sebagaimana ayat “Waman yusyrik billahi fakaan nama khorro minassama’i fatakh thofuhuth thairu au tahwi bihirrihu fimakaanin sahiiq.” (Yang bermaksud) “Dan siapa mempersekutukan Allah, maka bagaikan jatuh dari langit lalu disambar helang atau dilemparkan oleh angin kedalam jurang yang curam.”Kemudian dikembalikan roh itu kedalam jasad di dalam kubur, lalu didatangi oleh dua Malaikat yang mendudukkannya lalu bertanya: “”Siapa Tuhanmu?” Maka dijawab: “Saya tidak tahu”. Lalu ditanya: “Apakah agamamu?” Maka dijawab: “Saya tidak tahu” Ditanya lagi: “Bagaimana pendapatmu terhadap orang yang diutuskan ditengah-tengah kamu?” Dijawab: “Saya tidak tahu“. Lalu ditanya: “Bagaimanakah kamu mengetahui itu?” Maka dijawab: “Saya tidak tahu” Maka terdengar suara seruan dari langit: “Dusta hambaku, hamparkan untuknya dari neraka dan bukakan baginya pintu neraka, maka terasa olehnya panas hawa neraka, dan disempitkan kuburnya sehingga terhimpit dan rusak tulang-tulang rusuknya, kemudian datang kepadanya seorang yang buruk wajahnya dan busuk baunya sambil berkata: “Sambutlah hari yang sangat jelek bagimu, inilah saat yang telah diperingatkan oleh Allah kepadamu.” Lalu ia bertanya: “Siapakah kau?” Jawabnya: “Aku amalmu yang jelek.” Lalu ia berkata: “Ya tuhan, jangan percepatkan kiamat, ya Tuhan jangan percepatkan kiamat.”Abul-Laits dengan sanadnya meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. berkata: “Nabi Muhammad s.a.w bersabda: “Seorang mukmin jika sakaratul maut didatangi oleh Malaikat dengan membawa sutera yang berisi misik (kasturi) dan tangkai-tangkai bunga, lalu dicabut rohnya bagaikan mengambil rambut didalam adunan sambil dipanggil: “Ya ayyatuhannafsul muth ma’innatur ji’i ila robbiki rodhiyatan mardhiyah.” (Yang bermaksud) “Hai roh yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan perasaan rela dan diridhoi. Kembalilah dengan rahmat dan keridhoan Allah.” Maka jika telah keluar rohnya langsung ditaruh diatas misik dan bunga-bunga itu lalu dilipat dengan sutera dan dibawa keilliyyin. Adapun orang kafir jika sakaratulmaut didatangi oelh Malaikat yang membawa kain bulu yang didalamnya ada api, maka dicabut rohnya dengan kekerasan sambil dikatakan kepadanya: “Hai roh yang jahat keluarlah menuju murka Tuhammu ketempat yang rendah hina dan siksaNya, maka bila telah keluar rohnya itu, diletakkan diatas api dan bersuara seperti sesuatu yang mendidih kemudian dilipat dan dibawa kesijjin.”

Alfaqih Abu Ja’far meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Umar r.a. berkata: “Seorang mukmin jika diletakkan dikubur maka diperluaskan kuburnya itu hingga 70 hasta dan ditaburkan padanya bunga-bunga dan dihamparkan sutera, dan bila ia hafal sedikit dari al-quran cukup untuk penerangannya jika tidak maka Allah s.w.t. memberikan kepadanya nur cahaya penerangan yang menyerupai penerangan matahari, dan di dalam kubur bagaikan pengantin baru, jika tidur maka tidak ada yang berani membangunkan kecuali kekasihnya sendiri, maka ia bangun dari tidur itu bagaikan masih kurang masa tidurnya dan belum puas. Adapun orang kafir maka akan dipersempit kuburnya sehingga menghancurkan tulang rusuknya dan masuk kedalam perutnya lalu dikirimkan kepadanya ular segemuk leher unta, maka makan dagingnya sehingga habis dan sisa tulang semata-mata, lalu dikirim kepadanya Malaikat yang akan menyiksa yaitu yang buta tuli dan bisu dengan membawa pentung dari besi yang langsung dipukulkannya, sedang Malaikat itu tidak mendengar suara jeritannya dan tidak melihat keadaannya supaya tidak dikasihaninya, selain itu lalu dihidangkan siksa neraka itu tiap pagi dan petang.”

Abu-Laits berkata: “Siapa yang ingin selamat dari siksaan kubur maka harus melazimi empat dan meninggalkan empat yaitu:

- Menjaga sembahyang lima waktu

- Banyak bersedekah

- Banyak membaca al-quran

- Memperbanyak bertasbih (membaca: Subhanallah walhamdulillah wal’aa ilaha illallah wallahu akbar, walahaula wala quwata illa billah)

Semua yang empat diatas dapat menerangi kubur dan meluaskannya. Adapun empat yang harus ditinggalkan ialah:

- Dusta

- Khianat

- Adu domba

- Menjaga kencing, sebab Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: “Bersih-bersihlah kamu daripada kencing, sebab umumnya siksa kubur itu kerana kencing. (Yakni hendaklah dicuci kemaluan sebersih-bersihnya.)

Nabi Muhammad s.a.w bersabda: “Innallahha ta’ala kariha lakum arba’a: Al’abatsu fishsholaati, wallagh wu filqira’ati, warrafatsu fisshiyami, wadhdhahiku indal maqaabiri. (Yang bermaksud) Sesungguhnya Allah tidak suka padamu empat yaitu :

Ø main-main dalam sembahyang

Ø lahgu (tidak hirau) dalam bacaan quran

Ø berkata keji waktu puasa

Ø tertawa didalam kubur.”

Muhammad bin Assammaak ketika melihat kubur berkata: “Kamu jangan tertipu karena tenangnya dan diamnya kubur-kubur ini, maka alangkah banyaknya orang yang sudah bingung di dalamnya, dan jangan tertipu karena ratanya kubur ini, maka alangkah jauh beda antara yang satu pada yang lain di dalamnya. Maka seharusnya orang yang berakal memperbanyak ingat pada kubur sebelum masuk ke dalamnya.”

Usaid bin Abdirrahman berkata: “Saya telah mendapat keterangan bahwa seorang mukmin jika mati dan diangkat, ia berkata: “Segerakan aku.”, dan bila telah dimasukkan dalam lahad (kubur), bumi berkata kepadanya: “Aku kasih padamu ketika diatas punggungku, dan kini lebih sayang kepadamu.” Dan bila orang kafir mati lalu diangkat mayatnya, ia berkata: “Kembalikan aku.” dan bila diletakkan didalam lahadnya, bumi berkata: “Aku sangat benci kepadamu ketika kau diatas punggungku, dan kini aku lebih benci lagi kepadamu.”

Ustman bin Affan r.a. ketika berhenti diatas kubur, ia menangis, maka ditegur: “Engkau jika menyebut syurga dan neraka tidak menangis, tetapi kau menangis karena kubur?” Jawabnya: “Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: “Alqabru awwalu manazilil akhirah, fa in naja minhu fama ba’dahu aisaru minhu, wa in lam yanju minhu fama ba’dahu asyaddu minhu.” ( maksudnya)“Kubur itu pertama tempat yang menuju akhirat, maka bila selamat dalam kubur, maka yang dibelakangnya lebih ringan, dan jika tidak selamat dalam kubur maka yang dibelakangnya lebih berat daripadanya.”

Abdul-Hamid bin Mahmud Almughuli berkata: “Ketika aku duduk bersama Ibn Abbas r.a., tiba-tiba datang kepadanya beberapa orang dan berkata: “Kami rombongan haji dan bersama kami ini ada seorang yang ketika sampai didaerah Dzatishshahifah, tiba-tiba ia meninggal, maka kami siapkan segala keperluannya, dan ketika menggali kubur untuknya, tiba-tiba ada ular sebesar lahad, maka kami tinggalkan dan menggali lain tempat juga ada ular, maka kami biarkan dan kami menggali lain tempat juga kami dapatkan ular, maka kami biarkan dan kini kami bertanya kepadamu, bagaimanakah harus kami perbuat tehadap mayat itu?” Jawab Ibn Abbas r.a.: “Itu dari amal perbuatannya sendiri, lebih baik kamu kubur saja demi Allah andaikan kamu galikan bumi ini semua niscaya akan kamu dapat ular didalamnya.” Maka mereka kembali dan menguburkan mayat itu didalam salah satu kubur yang sudah digali itu dan ketika mereka kembali kedaerahnya mereka pergi kekeluarganya untuk mengembalikan barang-barangnya sambil bertanya kepada isterinya apakah amal perbuatan yang dilakukan oelh suaminya? Jawab isterinya: “Dia biasa menjual gandum dalam karung, lalu dia mengambil sekadar untuk makanannya sehari, dan menaruh tangkai-tangkai gandum itu kedalam karung seberat apa yang diambilnya itu.”

Abul-Laits berkata: “Berita ini menunjukkan bahwa khianat itu salah satu sebab siksaan kubur dan apa yang mereka lihat itu sebagai peringatan jangan sampai khianat.”Ada keterangan bahawa bumi ini tiap hari berseru sampai lima kali dengan berkata:

* Hai anak Adam, anda berjalan diatas punggungku dan kembalimu didalam perutku.

* Hai anak Adam, anda makan berbagai macam diatas punggungku dan anda akan dimakan ulat didalam perutku.

* Hai anak Adam, anda tertawa diatas punggungku, dan akan menangis didalam perutku.

* Hai anak Adam, anda bergembira diatas punggungku dan akan berduka didalam perutku.

* Hai anak Adam, anda berbuat dosa diatas punggungku, maka akan tersiksa didalam perutku.

Amr bin Dinar berkata: “Ada seorang penduduk kota Madinah yang mempunyai saudara perempuan di ujung kota, maka sakitlah saudaranya itu kemudian mati, maka setelah diselesaikan persiapannya dibawa kekubur, kemudian setelah selesai menguburkan dan kembali pulang kerumah, ia teringat pada kantong yang dibawa dan tertinggal dalam kubur, maka ia minta bantuan orang untuk menggali kubur itu kembali, dan sesudah digali kubur itu maka bertemulah dia akan kantongannya itu, ia berkata kepada orang yang membantunya itu: “Tolong aku ketepi sebentar sebab aku ingin mengetahui bagaimana keadaan saudaraku ini.” Maka dibuka sedikit lahadnya, tiba-tiba dilihatnya kubur itu menyala api, maka segera ia meratakan kubur itu dan kembali kepada ibunya lalu bertanya: “Bagaimanakah kelakuan saudaraku dahulu itu?” Ibunya berkata: “Mengapa kau menanyakan kelakuan saudaramu, padahal ia telah mati?” Anaknya tetap meminta supaya diberitahu tentang amal perbuatan saudaranya itu, lalu diberitahu bahwa saudaranya itu biasanya :

Ø Mengakhirkan sembahyang dari waktunya

Ø Kurang bersih dalam bersuci

Ø Dan diwaktu malam sering mengintai rumah-rumah tetangga untuk mendengar obrolan mereka lalu disampaikan kepada orang lain sehingga mengadu domba antara mereka,

dan itulah sebabnya siksa kubur.

Karena itu siapa yang ingin selamat dari siksaan kubur haruslah menjauhkan diri dari sifat namimah (adu domba diantara tetangga dan orang lain) supaya selamat dari siksaan kubur dan mudah baginya menjawab pertanyaan Malaikat Munkar Nakier.

Alabarra’ bin Aazib r.a. berkata: “Nabi Muhammad s.a.w bersabda: “Seorang mukmin jika ditanya dalam kubur, maka ia langsung membaca Asyhadu an laa ilaha illallah wa anna Muhammad abduhu warasuluhu, maka itulah yang tersebut dalam firman Allah: Yutsabbitullahul ladzina aamanu bil qaulits tsabiti filhayatiddun ya wafil akhirah (Allah menetapkan orang-orang yang beriman dengan khalimah yang teguh dimana hidup didunia dan diakhirat (yakni khalimah laa ilaha illallah, Muhammad Rasullullah). Dan ketetapan itu terjadi dalam tiga masa yaitu:

§ Ketika melihat Malakul maut

§ Ketika menghadapi pertanyaan Mungkar Nakier

§ Ketika menghadapi hisab di hari kiamat

Dan ketetapan ketika melihat Malaikul maut dalam tiga hal yaitu:

§ Terpelihara dari kekafiran, dan mendapat taufiq dan istiqamah dalam tauhid sehingga keluar rohnya dalam Islam

§ Diberi selamat oleh Malaikat bahwa ia mendapat rahmat

§ Melihat tempatnya disyurga sehingga kubur menjadi salah satu kebun syurga.

Adapun ketetapan ketika hisab juga dalam tiga perkara iaitu:

§ Allah s.wt. memberinya ilham sehingga dapat menjawab segala pertanyaan dengan benar

§ Mudah dan ringan hisabnya

§ Diampuni segala dosanya

Ada juga yang mengatakan bahwa ketetapan itu dalam empat masa yaitu:

§ Ketika meninggal

§ Didalam kubur sehingga dapat menjawab pertanyaan tanpa gentar atau takut

§ Ketika hisab

§ Ketika berjalan diatas sirat sehingga berjalan bagaikan kecepatan kilat

Firman Allah s.w.t. yang berbunyi: “Wa man a’rodho an dzikri fa inna lahu ma’i syatan dhanka wanah syuruhu yaumal qiyaamati a’ma. (Yang bermaksud) “Dan siapa yang mengabaikan peringatanKu (ajaranKu) maka ia akan merasakan kehidupan yang sukar (kehidupan sukar ini ketika menghadapi pertanyaan dalam kubur). ” Demikian pula ayat: “Yu tsabbitulladzina aamanu bil qoulaits tsabiti filhayatiddunia wafil akhirati. (maksudnya) “Allah akan menetapkan hati orang-orang mukmin dengan khalimah yang teguh didunia dan diakhirat.”

Abu-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Saad bin Almusayyab dari Umar r.a. berkata: Nabi Muhammad s.a.w bersabda: “Jika seorang mukmin telah masuk kedalam kubur, maka didatangi oleh dua Malaikat yang menguji dalam kubur, lalu mendudukkannya dan menanyainya, sedang ia mendengar suara derap sandal sepatu mereka ketika kembali, lalu ditanya oleh kedua Malaikat itu: Siapa Tuhanmu, dan apakah agamamu, dan siapa Nabimu, lalu dijawab: Allah tuhanku, dan agamaku Islam dan Nabiku Nabi Muhammad s.a.w. Lalu Malaikat itu berkata: Allah yang menetapkan kau dalam kalimat itu, tidurlah dengan tenang hati. Itulah artinya Allah menetapkan mereka dalam kalimat hak. Adapun orang kafir zalim maka Allah menyesatkan mereka dengan tidak memberi petunjuk taufiq pada mereka, sehingga ketika ditanya oleh Malaikat: Siapa Tuhanmu, apa agamamu dan siapa Nabimu, maka jawab orang kafir atau munafiq: Tidak tahu. Maka oleh Malaikat dikatakan: Tidak tahu, maka langsung dipukul sehingga jeritan suaranya terdengar semua yang di alam kecuali manusia dan jin. (Dan andaikan didengar oleh manusia pasti pingsan)

Abu Hazim dari Ibn Umar r.a. berkata: Nabi Muhammad s.a.w bersabda kepada Umar r.a : “Bagaimanakah kau hai Umar jika didatangi oleh kedua Malikat yang akan mengujimu didalam kubur yaitu Mungkar Nakier hitam keduanya kebiru-biruan taring keduanya menggoreskan bumi, sedang rambut keduanya sampai ke tanah dan suara keduanya bagaikan petir yang dahsyat, dan matanya bagaikan kilat yang menyambar?” Umar bertanya: “Ya Rasullullah, apakah ketika itu aku cukup sedar sebagaimana keadaanku sekarang ini?” Nabi Muhammad s.a.w menjawab: “Ya.” Umar berkata: “jika sedemikian maka saya selesaikan keduanya dengan izin Allah s.w.t.. Nabi Muhammad s.a.w bersabda: “sesungguhnya Umar seorang yang mendapat taufiq.”

Abul-Laits berkata: “saya telah diberitahu oleh Abul-Qasim bin Abdurrahman bin Muhammad Asysyabadzi dengan sanadnya dari Abu Hurairah r.a. berkata: Nabi Muhammad s.a.w bersabda: “Tiada seorang yang mati melainkan ia mendengkur yang didengari oleh semua binatang kecuali manusia, dan andaikata ia mendengar pasti pingsan, dan bila dihantar kekubur, maka jika solih (baik) berkata: “Segerakanlah aku, andaikan kamu mengetahui apa yang didepanku daripada kebaikan, niscaya kamu akan menyegerakan aku. Dan bila ia tidak baik maka berkata: “Jangan keburu, andaikata kamu mengetahui apa yang didepan aku daripada bahaya, niscaya kamu tidak akan keburu. Kemudian jika telah ditanam dalam kubur, didatangi oleh dua Malaikat yang hitam kebiru-biruan datang dari arah kepalanya, maka ditolak oleh sembahyangnya: Tidak boleh datang dari arahku sebab adakalanya ia semalaman tidak tidur kerana takut dari saat yang seperti ini, lalu datang dari bawah kakinya, maka ditolak oleh baktinya pada kedua orang tuanya: Jangan datang dari arahku, kerana ia biasa berjalan tegak kerana ia takut dari saat seperti ini, lalu datang dari arah kanannya, maka ditolak oleh sedekahnya: Tidak boleh datang dari arahku, kerana ia pernah sedekah kerana ia takut dari saat seperti ini, lalu ia datang dari kirinya maka ditolak oleh puasanya: Jangan datang dari arahku, kerana ia biasa lapar dan haus kerana takut saat seperti ini, lalu ia dibangunkan bagaikan dibangunkan dari tidur, lalu ia bertanya: Bagaimana pendapatmu tentang orang yang membawa ajaran kepadamu itu? Ia tanya: Siapakah itu? Dijawab: Muhammad s.a.w? Maka dijawab: Saya bersaksikan bahawa ia utusan Allah. Lalu berkata kedua Malaikat: Engkau hidup sebagai seorang mukmin, dan mati juga mukmin. Lalu diluaskan kuburnya, dan dibukakan baginya segala kehormatan yang dikurniakan Allah kepadanya. Semoga Allah memberi kita taufiq dan dipelihara serta dihindarkan dari hawa nafsu yang menyesatkan, dan menyelamatkan kami dari siksa kubur kerana Nabi Muhammad s.a.w juga berlindung kepada Allah dari siksa kubur.”

A’isyah r.a. berkata: “Saya dahulunya tidak mengetahui adanya siksa kubur sehingga datang kepadaku seorang wanita Yahudi, minta-minta dan sesudah saya beri ia berkata: “Semoga Allah melindungi kamu dari siksa kubur. Maka saya kira keterangannya itu termasuk tipuan kaum Yahudi, lalu saya ceritakan kepada Nabi Muhammad s.a.w maka Nabi Muhammad s.a.w memberitahu kepadaku bahawa siksa kubur itu hak benar, maka seharusnya seorang muslim berlindung kepada Allah s.w.t. dari siksa kubur, dan bersiap sedia untuk menghadapi kubur dengan amal yang soleh, sebab selama ia masih hidup maka Allah s.w.t. telah memudahkan baginya segala amal soleh. Sebaliknya bila ia telah masuk kedalam kubur, maka ia akan ingin kalau dapat diizinkan, sehingga ia sangat menyesal semata-mata, kerana itu seorang yang berakal harus berfikir dalam hal orang-orang yang telah mati, kerana orang-orang yang telah mati itu, mereka sangat ingin kalau dapat akan sembahyang dua rakaat, berzikir dengan tasbih, tahmid dan tahlil, sebagaimana ketika didunia, tetapi tidak diizinkan, lalu mereka hairan pada orang-orang yang masih hidup menghambur-hamburkan waktu dalam permainan dan kelalaian semata-mata.

Saudaraku jagalah dan siap-siapkan harimu, sebab ia sebagai pokok kekayaanmu, maka mudah bagimu mendapatkan atau mencari untung laba, sebab kini dagangan akhirat agak sepi dan tidak laku, kerana itu rajin-rajinlah kau mengumpulkan sebanyak mungkin daripadanya, sebab akan tiba masa dagangan itu sangat berharga sebab pada saat itu ia berharga, maka kau tidak akan dapat mencari atau mencapainya. Kami mohon semoga Allah s.w.t. memberi taufiq untuk bersiap-siap menghadapi saat keperluan dan jangan sampai menjadikan kami dari golongan yang menyesal sehingga ingin kembali kedunia tetapi tidak diizinkan, juga semoga Allah s.w.t. memudahkan atas kami sakaratulmaut, dan kesukaran kubur, demikian pula pada semua kaum muslimin dan muslimat. Aamin ya Robbal aalamin. Engkau arhamurrahimin, wahasbunallahu wani’mal wakiel, walahaula wala quwwata illa billahil aliyil adhiem.”