Kamis, 17 April 2008

Perancangan Sistem Informasi dengan DFD

Data Flow Diagram (DFD) adalah model perancangan database yang menggambarkan sistem sebagai jaringan kerja antar fungsi yang berhubungan satu sama lain dengan aliran serta penyimpanan data dan aliran data. Data flow diagram terdiri dari komponen konteks diagram dan diagram level ke-n.

Diagram konteks adalah kasus khusus (bagian dari DFD yang berfungsi memetakan model lingkungan) yang dipresentasikan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan siklus. Jadi konteks diagram adalah gambaran umum yang mencakup sistem kerja dengan lingkungan sistem kerja (user).

DFD level ke-n adalah penurunan proses DFD ke level yang lebih rendah. Penurunan mengacu pada aturan-aturan sebagai berikut :

a. Setiap penurunan kelevel yang lebih rendah harus mampu mempresentasikan proses tersebut dalam spesifikasi proses yang jelas. Jika belum jelas harus diturunkan kelevel yang lebih rendah.

b. Penurunan dilakukan jika diperlukan.

c. Tidak semua bagian sistem harus diturunkan dengan jumlah level yang sama, karena yang kompleks bisa diturunkan dan yang sederhana mungkin tidak perlu diturunkan. Tidak semua proses dalam level yang sama mempunyai derajat kompleksitas yang sama.

d. Mengkonfirmasikan DFD yang telah dibuat dengan cara top down.

e. Aliran data yang masuk dan keluar pada suatu proses dilevel-X harus berhubungan dengan aliran data yang masuk dan keluar pada level-X+1. level-X+1 mendefinisikan sub proses pada level-X.

f. Penyimpanan yang muncul pada level-X harus mendefinisikan kembali pada level-X+1, sedangkan penyimpanan yang muncul pada level-X tidak harus muncul pada level-X+1, karena penyimpanan tersebut bersifat lokal.

g. Ketika mulai menurunkan DFD level tertinggi, harus dicoba untuk mengidentifikasikan eksternal events dimana sistem harus memberikan respon. Eksternal event dalam hal ini berarti suatu kejadian yang berkaitan dengan pengolahan data diluar sistem dan menyebabkan sistem membentuk respon. (Husni Iskandar Pohan dan Kusnassriyanto dalam Wahyu Kurniawan).

Komponen-komponen yang digunakan untuk membuat data flow diagram adalah ;

1. Proses

Menunjukkan transformasi dari masukan menjadi keluaran. Sejumlah masukan dapat menjadi hanya satu keluaran ataupun sebaliknya. proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan orang, mesin atau komputer. Suatu proses disimbolkan dengan lingkaran atau output persegi panjang tegak dengan sudut-sudutnya tumpul. Didalam simbol proses terdapat penjelasan meliputi :

a. Identifikasi proses

Berupa suatu angka yang menunjukkan nomer acuan dari proses dan ditulis pada bagian atau di simbol proses.

b. Nama proses

Menunjukkan apa yang dikerjakan oleh proses, nama harus jelas dan lengkap menggambarkan kegiatan prosesnya dan diletakkan dibawah identifikasi proses.



2. Arus data (flow)

Disimbolkan oleh suatu anak panah yang menunjukkan ke atau data proses. Arus data ini mengalir diantara proses, simpanan data dan kesatuan luar. Arus data ini menunjukkan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem. Arus data yang digambarkan sebagai panah dengan ujung menggambarkan terjadinya dialog.

3. Simpanan (data store)

Komponen ini digunakan untuk memodelkan kumpulan data atau paket yang dapat berupa file atau database disistem komputer, arsip atau catatan manual, kotak tempat data, tabel acuan manual dan agenda atau buku. Simpanan data digambarkan dengan garis sejajar, segi empat dengan sudut melengkung atau persegi panjang.






4. Kesatuan luar (External entity)

Merupakan kesatuan dilingkungan luar sistem yang dapat berupa orang atau kelompok orang. Misalnya organisasi diluar sistem, group, departemen, perusahaan pemerintah atau sistem lainnya yang berbeda lingkungan luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem. Kesatuan luar dapat disimbolkan dengan kotak persegi empat.




Dibawah ini akan diberikan contoh sederhana Perancangan Sistem Informasi dengan Data Flow Diagram. disini hanya diberikan DFD Konteks sampai pada level 0 saja. untuk pengmbangan silahkan dicoba sendiri.



Tidak ada komentar: